migas-indonesia.net


Home arrow Renungan Hidup arrow Untuk Ayah
Friday, 10 September 2010
Article
Event Calendar
Sep 2010
S M T W T F S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
Full Calendar
Milis Migas Indonesia @ Google
Jumlah Pengunjung
 
Untuk Ayah
Tell Her Now That You Love Her PDF Print E-mail
Written by Bayu Gautama   
Wednesday, 04 July 2007

Tit.. tiit ... "I luv u". Setiap pagi aku menerima SMS bernada seperti itu. Atau terkadang berupa gambar yang melambangkan cinta. Bukan siapa-siapa, karena wanita yang rajin tak pernah absen mengirimiku ungkapan cinta itu tak lain adalah istriku sendiri. Kemarin kuberitahu dia bahwa tindakannya itu memalukan, untuk sebuah keluarga yang sudah memiliki dua anak, tidak usahlah 'cinta-cinta-an' seperti halnya orang pacaran atau pengantin baru. Tapi ia tidak menggubrisnya, bahkan ia semakin sering dengan menambah rutinitas itu pada setiap sorenya.

Read more...
 
Percaya Cinta, Percaya Keajaiban PDF Print E-mail
Written by Swastioko Budhi Suryanto   
Friday, 20 April 2007

Seorang anggota keluarga dekat sempat bertanya keheranan, kenapa orang yang setegar saya bisa menangis ketika ayah meninggal. Yang membuatnya tambah heran, karena saya adalah satu-satunya orang yang menangis menjelang penguburan. Dan Andapun boleh heran dengan saya. Ini memang bukan cerita sinetron yang mau mengundang rasa kasihan Anda. Melainkan, pengungkapan perasaan duka kehilangan seseorang yang lama menjadi sumber cinta saya.

Read more...
 
Membeli Waktu PDF Print E-mail
Written by Swastioko Budhi Suryanto   
Monday, 11 December 2006

Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama. "Kok, belum tidur ?" sapa Rudi sambil mencium anaknya.

Read more...
 
Gundah Berakhir Syukur PDF Print E-mail
Written by Swastioko Budhi Suryanto   
Thursday, 16 November 2006

Saya akan bercerita lagi tentang seorang Ayah. Plus dengan gundahnya. Tujuh belas tahun yang lalu, usianya masih empat puluh tujuh tahun, dan ia masih berstatus pegawai negeri. Ia bukan atasan, tapi juga bukan bawahan. Punya atasan, pun ada pegawai yang posisinya berada di bawahnya. Di usia itulah, ia terus menerus merasa gundah. Gundah akan segala bentuk 'permainan' yang dilakukan atasannya, gundah akan keresahan yang dialami pegawai-pegawai di bawahnya, dan teramat gundah akan masa depannya yang tak kunjung berubah.

Last Updated ( Thursday, 16 November 2006 )
Read more...
 
Pita Kuning di Pohon Oak Putih PDF Print E-mail
Written by Swastioko Budhi Suryanto   
Thursday, 16 November 2006

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Read more...
 
Copyright © November 2006, Migas-Indonesia.net
Design by Joomlateam.com | Powered by Joomlapixel.com | Hosted by Lubna Webhosting |
Disclaimer :
Administrator mendapatkan bahan-bahan dari email teman, berbagai milis, internet, dsb. Apabila dari sumber di atas disertakan nama penulis, maka akan ikut dicantumkan pada situs ini. Bila tidak ada nama penulis, tapi anda merasa bahwa tulisan tersebut adalah karya anda. Silahkan menghubungi administrator situs untuk segera dicantumkan pada karya anda tersebut. Tentu dengan sedikit bukti yang menunjukkan klaim anda.