|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Kisah lucu ini adalah rentetan kejadian di negara antah berantah yang semua wakil rakyatnya dibekali laptop agar dapat meningkatkan kinerja para anggota dewan yang terhormat. Anggota Dewan : "Mbak, laptopnya salah". Customer Service : "Salah bagaimana pak ?". Anggota Dewan : "Laptopnya nggak mau hidup". Customer Service : "Sudah tekan tombol power pak ?". Anggota Dewan : "Tombol powernya sebelah mana mbak ?". |
|
Read more...
|
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Parto 19 tahun, yang lahir dari keluarga transmigran perintis di desa Aimas-Sorong, terpaksa memutuskan pergi merantu untuk cari pekerjaan, berhubung sawah yang diandalkan oleh Bapaknya tidak menghasilkan panen untuk mencukupi hidup mereka sekeluarga. Pergilah ia ke Ambon, menyusul pamannya yang lumayan sukses sebagai pembuat perahu di daerah pantai Ambon. |
|
Read more...
|
|
|
Supir Dimana-mana Sama Saja |
|
|
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Wednesday, 28 March 2007 |
|
Mas Sastro akhirnya kesampaian juga pergi ke Singapura. Sebelum berangkat, di tanah air ia dibisiki oleh teman-temannya bahwa supir taxi dan bis di Singapura sangat tertib dan sangat disiplin. Tidak mau menurunkan penumpang kalau bukan di halte. Pendeknya supir bis di daerah asalnya dibandingkan di Singapura seperti langit dengan bumi. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Monday, 12 February 2007 |
|
Tiga Jenderal Amerika (JA), Palestina (JP) dan Indonesia (JI) sedang berbincang-bincang mengenai kehebatan masing-masing prajuritnya. (JA) : "Paling berani, prajurit Amerika, ...". (JP+JI) : "Ah, masak ? Mana ? Buktiin dulu doong!". (JA) : "Letnaaannnn!!! Ambil ranjau itu, yang warna merah". (PA) : "Siaaaaappp Jendral!!". Tak lama .... booommm ... , tangan sang letnan putus. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Swastioko Budhi Suryanto
|
|
Monday, 12 February 2007 |
|
Ginting, seorang profesional asal Medan yang agak tuli baru pertama kali datang ke Jogja. Pada suatu hari ia ingin sekali minum minuman khas daerah Jogja, yaitu dawet (cendol).
Ginting : Mbak, beli dawetnya. Mbak : Sampun telas mas. Ginting : Iya, memang harus pakai gelas. Mbak : Mboten wonten mas. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 24 |